Jumat, 09 Juli 2010

ZIARAH KUBUR

Mengingat hadis Nabi Muhammad yang menganjurkan untuk berziarah kubur, maka sebaiknya setiap orang mengunjungi kubur leluhurnya setiap Jum'at untuk mendoakan agar arwah leluhur kita bisa diampuni kesalahannya. Dan ziarah kubur termasuk juga bernilai ibadah sebab kita juga membaca doa-doa dan memintakan ampun kepada Allah agar orang yang telah meninggal bisa masuk surga. Jika yang di makam itu orang tua kita maka kita bisa dicatat sebagai anak yang berbakti.

Ketika memasuki areal pekuburan sebaiknya membaca salam.

" As-salamu alaikum Ah-lad-diyar Minal-Muumina Wal-muslimina wainnaa Insha-allahu Lahiquna, As-alullaha Lana Walakumul-afiyah."

Lalu diatas makam membaca Al Qadar (7x)Al Fatihah (3x) Al Ikhlas (3x) Al Falaq (3x) An Naas (3x) Ayat Kursi (3x) dan shalawat Nabi. Selanjutnya membaca doa:


Allahummaj'al wa aushilmitsla tsawaabi maa qara' tuhu illa ruuhi Abii/Ummi... Allahummagfir lahu(a) warhamhu(a) wa 'Afihi(a) wa'fu'anhu(a) Wa akrim nuzulahu(a) wa wasi' makdalahu(a) wa taqobbal hassanaatihi(a) wa kafir sayyi aatihi(a) birohmatika ya arhamarrohimin.

Untuk ibu gunakan Ummi dan mengganti hu menjadi ha (a).

Menabur bunga menurut saya tidak apa-apa sekedar sebagai tanda bahwa makam tersebut ada yang menziarahi sehingga jelas ada ahli warisnya.

Berlaku Lurus

Sebagai orang yang diharapkan oleh ahli kubur doa-doanya, tentu ada hal penting yang harus kita jaga yakni jangan melakukan dosa-dosa agar doa yang kita panjatkan bisa diterima Allah SWT. Jangan hidup sesuka hati di dunia sebab leluhur kita membutuhkan kita. Jika kita banyak melakukan dosa, bagaimana mungkin Tuhan mengabulkan doa kita yang tujuannya agar orang yang kita kasihi masuk surga? Karena itu berusaha memperbanyak ibadah dan berlaku lurus.

Memukul Anak

Ada salah satu hadis yang menyuruh orang tua memukul anaknya jika sampai usia 7 tahun tidak mau shalat. Pada umumnya orang berpendapat bahwa perintah memukul anak itu kejam, tapi kalau mau merenungkan lebih dalam, orang tua juga punya harapan besar terhadap anak itu. Jika si anak bukan ahli ibadah tapi ahli maksiat, siapa yang akan mendoakan orang tua jika telah meninggal? jadi perintah memukul itu bernilai positif untuk si anak dan kelak si anak akan menjadi soleh dan bisa mendoakan orang tuanya kelak jika telah wafat.